Thursday, 16 April 2015

Mencicipi Nasi Goreng Kimcil dan Black Burger Go-Song Hotel Horison Ultima Malang

Nasi Goreng Kimcil (kanan) dan Black Burger Go-Song (kiri)

Tulisan oleh: Kurniawan Eko
Foto oleh: Rifqy Faiza Rahman

Hunting kuliner di Malang memang tidak ada matinya. Kalau dikumpulkan bisa dibuat tulisan yang mengecap lidah dalam bentuk buku. Pada hari Kamis, 26 Maret 2015 kami mendapatkan undangan dari Hotel Horison Ultima Malang untuk launching kuliner terbaru mereka. Namanya cukup unik: Nasi Goreng Kimcil & Black Burger Go-Song. Karena baru rilis, dan dengar dari teman kalau menu tersebut enak, jadilah kami budal icip-icip ke sana.

Pagi masih cukup hangat dan hembusan angin yang cukup sejuk mengantar kami menuju vertical lounge restaurant Hotel Horison Ultima Malang di lantai 2. Suasana masih sepi karena ternyata kami adalah undangan yang pertama datang. Di beberapa sudut terlihat beberapa karyawan dan chef masih mempersiapkan untuk kesempurnaan acara. Sedikit cerita, vertical lounge yang didapuk sebagai venue acara launching memiliki suasana perpaduan homy dan kitchen-centered design dengan pemandangan teduh taman dan kolam renang.

Setelah cukup lama menunggu, acara baru dimulai pada pukul11.45. Opening session dari Executive Chef dan F&B manager yang mengalamatkan dengan jelas kuliner yang bakal diluncurkan. Ngomong-ngomong, selama menunggu kami disuguhi signature drink Hotel Horison, jus sawi.  Kenapa jus sawi? Pak Imam Hanafi, F&B manager, menjelaskan tujuannya untuk memancing rasa lapar.  Bahan utamanya yang pasti sawi dan orange. Menurutnya, minuman ini merupakan welcome drink untuk semua tamu yang check-in di Hotel Horison. Dan pastinya setelah mencicipi jus sawi tersebut, well, it's most likely an enegizing appetizer. Strong smell and breeze in the mouth. Rasanya nendang!



Executive Chef Andiko memberikan sambutan

Sebelumnya dari teman yang kerja di tempat ini, infonya porsi Nasi Goreng Kimcil  untuk 5 orang dengan variasi 3 level pedas. Mantap! Kalau Black Burger Go-Song beratnya 1,5 kg berdiameter 20 cm dan porsinya untuk 4 orang. Puas juga sama kuliner baru ini, selain memang karena kelaparan.


Begitu makanannya datang, penampilannya menggoda sekali. Yang pertama dicicipi: Black Burger Go-Song. Karena ukurannya yang besar, perlu kehatian-hatian untuk memotongnya jadi empat bagian. Tapi jika ingin langsung dimakan utuh, silakan dicoba sendiri. Begitu masuk mulut terasa sekali lembutnya daging ham yang disiram black pepper sauce. Sekali gigitan terasa sekali bahan bercampur padu dengan baik makyus di lidah pokoknya. Sedikit berbeda dengan burger kebanyakan, ketika dimakan tidak menimbulkan rasa "lekat" di mulut dan tenggorokan. Black pepper sauce-nya pedas dan gurih dengan taburan keju parut. Rasa sausnya lebih mendominasi tetapi memang sangat klop dipadukan dengan isi bahan Black Burger Go-Song ini. Executive Chef, Chef Andiko, mengatakan warna hitam pada roti bukan berasal dari pewarna makanan siap saji atau sengaja dibuat gosong, tapi berasal dari tinta cumi. Tapi memang ide originalnya dari pengalaman roti yang kelamaan dipanggang terus gosong.



Imam Hanafi, F & B Manager Hotel Horison Ultima Malang
memotongkan burgernya untuk kami

Tak berselang lama, giliran saatnya mencoba menu selanjutnya. Jus sawi yang sebelumnya, memang ampuh banget memancing rasa lapar. Dalam wadah layah bata dengan kesan vintage, Nasi Goreng Kimcil cukup penuh dengan berbagai topping. Ada telur dadar suwar-suwir, tahu goreng, tempe goreng, selada, wortel dan tomat. Rasa telur dadarnya gurih, tidak seperti dalam kebanyakan nasi goreng di tempat lain. Tahu dan tempe gorengnya pun cukup pas disajikan sebagai pelengkap. Untuk nasi gorengnya sendiri mengangkat rasa nasi goreng rumahan namun berkelas dalam penyajiannya. Bumbu terasa mild di mulut dan greget pedasnya sudah dapet. Salute! Sekadar info, ide penamaan nasi goreng kimcil itu ingin mengubah paradigma negatif masyarakat tentang kata kimcil. Makanya dibuat nama masakan yang unik tapi ada kepanjangannya: Kreasi Indah Masakan Chef Internasional.

Secara keseluruhan, it's highly recommended to try. Kalau dilihat dari porsinya, dua menu andalan baru Hotel Horison ini menyasar segmen komunitas, kongkow & keluarga. Harga relatif terjangkau bagi semua kalangan. Melihat tempat dan rasa yang ditawarkan, harga cukup masuk akal.  


Informasi Menu:

Nasi Goreng Kimcil – Rp 85.000++
Satu porsi untuk 5 orang, free Es Teh 1 pitcher
Level pedas: 1-Hot; 2-Extra Hot; 3-Super Hot
Black Burger Go-Song – Rp 110.000++
Satu porsi untuk 4 orang, free Es Teh 1 pitcher
Dimensi: Berat 1,5 kg; Tinggi 15 cm; Diameter 20 cm
HOTEL HORISON ULTIMA MALANGGreen Boulevard No. 2, Araya, Kota Malang
Phone: +62 341 484 777
Fax: +62 341 480 339
Reservation: rsv.malang@horisonultimahotels.com
Website: ultima.horison-group.com/malang
Twitter: @HorisonMalang
Facebook: Horison Ultima Malang
About Gamananta TravelerCommunity

Gamananta adalah sebuah komunitas traveler yang selalu membawa semangat dan orientasi konservasi dalam setiap kegiatan dan perjalanannya. Gamananta merupakan dua kata gabungan dari bahasa Sansekerta, "Gama" berarti perjalanan dan "Ananta" berarti tanpa batas. Gamananta berusaha untuk berjalan tanpa batas demi visi dan misinya.

Artikel Terkait

2 comments:

  1. Wah namanya unik dan tampilannya menggoda sekali Mas. saya juga mau dong Mas diajakin kalo ada undangan makan gratis he3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya menggoda untuk dilahap habis memang, hehehe.

      Delete

No Spam, No Sex, No SARA
Junjung Tinggi Kebebasan Berpendapat yang Bertanggung Jawab